Jedaa.. 🍀

Penting untuk memberikan jeda dan jarak dalam segala hal. Jeda dan Jarak itu meredakan dan meridhokan. Meredakan karena ada kesempatan untuk menenangkan diri. Meridhokan karena kits punya jeda waktu untuk menerima dengan ridho apapun hasil dari usaha kita.


Dengan begitu, kita menjadi mantap dalam menjalani kehidupan meski kadang keputusan – keputusan yang kita ambil membuat kita berada pada posisi yang tidak kita diinginkan.


Apalah pentingnya meskipun berada di posisi yang tidak kita inginkan, sedangkan itu adalah keadaan terbaik dariNya..?! 😁🍀🌸🌿

Mari jalani hidup dengan baik, apa yang sudah ditakdirkanNya sebelumnya, adalah keadaan terbaik kita di kemudian hari.. Apapun itu 😊🌿🌸🍀 #aptx

Kakak Minta Maaf…

Anata, kakak meminta maaf yang sebesar-besarnya karena sudah sering menyakiti side.

Selama menjalin hubungan dengan side, mungkin banyak juga sifat-sifat kakak yang membuat side sakit hati. Tapi side berusaha untuk mengerti. Ketika misalkan kakak sering tertidur duluan saat chat malam hari, side berusaha memahami kakak. Ketika kakak tidak banyak waktu untuk side, side juga maklum. Kakak berusaha untuk sesering mungkin menghubungi side. Kakak takut kehilangan side, karena setelah dulu kakak menjalin hubungan dan kehilangan, kakak tahu rasanya, sangat berat sekali. Side orang yang bisa membuat kakak melupakannya. Kakak ingin memberikan yang terbaik untuk side.

Ahhhhh… Ndek q taoq jak ku ling malik..

Kereng gati ku sakitan angen de.. Sik pertama ketika secara sepihak meberitahu side untuk jadi teman saja, padahal, maseh sanget ku kangen de.. Kesombongan ku yang membuat kakak mengambil keputusan itu..

Lalu, kakak sering kali berkata tidak sopan, berkata yang tidak-tidak, kakak menyesal sekali.. Sampai yang terakhirr kk membuat side sampai menangis lagii..

Beleek gati salakku jok side, lalu dengan polosnya trus ku tejak de serius menjalin hubngan,, naiiif sekali ku tanpa memperhatikan side, tanpa tahu perasaannya side..


Maseh belek gati angen ku jok side trus ku bani badak de jak serius.. Tapi kakak menyadari wah kereng gati sakitan angen de.. Ndek q bani malik jak piak janji-janji manis, laguk lamun de maseh sadukku, jak ku berusehe dengan baik.. mungkin kakak tidak lebih baik darinya, tapi kakak tulus mengambil keputusan ini sehingga memberanikan diri untuk memberitahu side untuk serius..


Terlepas dari itu semua,, yang kakak harapkan hanya side bahagia, menjalani hidup yang ingin side ciptakan dan tuliskan ketika hidup ini. Jika side tidak memilih kakak, tidak mengapa (sebenarnya sakit, tpi hanya berusaha kuat), kakak akan tetap mendo’akan yang terbaik untuk side. Side punya pilihan sendiri, dan itu hak side untuk memilihnya dengan baik. Tetep laguk endeng do’e jok Allah ta’ale, apepun jak de gawek. Side bisa jadi Ibu terbaik untuk anak-anak side kelak.

Jika misal side pilih kakak, yang bisa kakak pastikan adalah kakak mencintai side dengan tulus dan akan serius untuk menjaga side. Kakak sudah seringkali membuat keputusan-keputusan yang membuat orang lain sakit hati. Dan kakak tidak ingin mengulanginya lagi.


Semoga ini menjadi permohonan maaf yang layak atas semua yang telah kakak lakukan (meskipun pasti tidak akan layak). Semoga Allah SWT selalu memberikan yang terbaik bagi kita semua. Do’a terbaik untuk side.

Perasaan

Aku berlindung kepada Allah SWT terhadap kata-kata yang tidak baik..

Anata, sudah lama sekali kakak ingin meminta maaf dengan layak kepada side. Kakak ingin sampaikan perasaan kakak melalui tulisan ini.

Mengenal side adalah salah satu hal terbaik yang pernah kakak alami, hingga saat ini. Dulu, sebenarnya berawal ketika side akan naik ke kelas XII. Kakak tidak mengajar di kelas XI, jadi tidak begitu memperhatikan side. Ketika libur semester, kakak menghubungi FB side, dan side pun membalasnya (kalau tidak salah ingat). Lalu, kita saling berbalas pesan. Kakak merasa, kita bisa saling memahami dan memiliki minat yang sama, senang komik. Namun rasa itu tidak lantas membuat kakak mengungkapkan perasaan kakak. Kakak takut, side tidak merasakan hal yang sama. Jadi kakak tidak mengungkapkan apapun.

Lalu, ketika sudah masuk sekolah kakak memperhatikan side sejak masuk sekolah. Yah, sambil mengajar, kakak mencuri waktu memperhatikan side. Atau pun misalkan setelah setelah mengajar, kakak berusaha diam lebih lama di sekolah. Kakak tidak berani terang-terangan karena bisa jadi nanti side tidak akan bebas di sekolah.

Kemudian, kakak tahu side punya perasaan yang sama ketika ketika kakak ulang tahun, side dan nabila yang mengucapkannya. Tidak banyak sadar ulang tahun kakak dan mengucapkannya. Kakak baaahaagiaaa sekali, kakak masih menyimpannya dengan baik ucapan side tersebut. Sejak saat itu, kakak berpikir untuk mengajak side berpacaran dan menjalin hubungan, tapi kakak takut bagaimana jika itu akan merusak masa depan side. kakak takut, misalkan side akan kuliah, perjalanan side akan terganggu. Lamaa, kakak terus memikirkannya apakah akan mengungkapkannya atau tidak. Tapi, ketika akan libur kakak mempersiapkan hal terbaik untuk mengajak side menjalin hubungan.

Pada akhirnya, kakak memberitahu side untuk menjalin hubungan. Kakak punya banyak rencana, untuk mengajak side serius. Tapi kakak belum berani mengungkapkannya. Banyak sekali yang kakak takutkan, sampai rasa takut itu (yang belakangan kakak sadari tidak perlu ditakuti) menyebabkan kakak tidak berani mengungkapkannya.

Selama menjalin hubungan itu, kakak mencintai side dengan tulus. Kakak tidak mudah untuk berani menjalin hubungan dengan orang lain. Kakak pernah cerita tentang pacar kakak yang dulu, kakak menjalin hubungan 6 tahun lebih, tapi karena masalah keluarga, ia mengambil keputusan untuk berpisah. Beberapa tahun setelahnya, kakak masih belum bisa melupakannya hingga bertemu dengan side. Side merubah hal tersebut.

Lalu, kakak dikenalkan oleh salah satu keluarga kakak, seperti yang side ketahui. Sebenarnya, dia hanya menyarankan, bagaimana jika kakak menghubunginya. Perasaan kakak kepada side tidak berubah kepada side. Namun, kakak mencoba untuk menghubungi orang yang disarankan tersebut. Itu salah kakak. Kakak meminta maaf. Pikiran kakak berusaha membenarkan diri dengan keputusan itu. Lama kakak bimbang. Kemudian berakhir dengan memberitahu side untuk menjalin pertemanan itu. Ketika itu, kakak harus mengambil keputusan. Tapi karena kesombongan kakak, kakak akhirnya mengambil keputusan itu. Kakak tidak memikirkan bagaimana perasaan side. Itu kesalahan terbesar kakak.

Untuk masih dekat dengan side, kakak masih berusaha rutin menghubungi side agar perasaan kakak tidak hilang dari side. Dan memang rasa sayang itu tidak bisa hilang. Hingga sekarang.

Tentang Hidup

Kawan, kau tidak tahu apa-apa tentang hidup…

jalani saja dengan baik setiap harinya, maka hidupmu akan menjadi lebih tenang..

tak usah lah berpikir macam-macam, jalani sembari tetap berdo’a agar selalu menjadi hamba-Nya. Ku tanya, gelar apakah yang lebih tinggi daripada menjadi hamba-Nya?! Katanya memang tak ada.

hidup itu, sedih dibawa tenang, senang pun dibawa tenang. Tidak ada yang spesial dalam hidup selain kau dibiarkan hidup oleh-Nya. Ini sudah anugerah yang besar dari-Nya.

jangan salah, kita memang tidak tahu apa-apa tentang hidup. yang akan terjadi nanti pun tidak pernah ada kepastian nya.

kalau kata habib syech, seperti dikutip di salah satu gambar:


“Manusia hanya punya harapan, sedangkan Allah punya kepastian. Silahkan berharap, namun jangan memastikan”

Sudah, itu saja..

“Wahai Ibu” #PuisiHZ

🍀🌸❄

Wahai ibu…

Cintamu telah kau limpahkan sepenuh hati,, dengan apa mesti aku balas air susumu?!

Keringat dan air mata yang engkau tumpahkan, adalah sungai pelayaran aku menuju lautan..

Maka,, dengan darah ku basuh dosa anakmu ini..

Ibuu,, kau merawat ku saat aku sakit hingga aku sehat kembali.

Tiada yang bisa menggantikan dirimu di dunia ini.


Ibu,,,

Maafkanlah karena aku tak dapat membalas jasa-jasamu kepadaku

Sungguh besar kasih sayang dan pengorbanan mu yang engkau berikan dengan tulus, tanpa pamrih kepadaku..

Bila Allah telah berkenan mengambil diri dan jiwa ini,

Maka keridhoan mu adalah saksi bisu bagiku…

Semoga Allah mempertemukan kita di jannah-Nya. Amiin Yaa Robbal’aalamiin

Sumber: anonim karena lupa.

Oleh: #HaipaZuhala

‘IMPIAN’ menjadi motivasi terbesar, bisa kah? (2)

Selamat pagi, kawan.

Semoga sehat selalu dan semoga dimudahkan untuk berbahagia..

(Mengutip dari Ibu Lya Fahmi https://www.facebook.com/mufliha.fahmi)

Saya lanjutkan tulisan sebelumnya, ya..


Sejak saat itu, impian-impian lainnya mulai muncul. Banyak sekali. Dari yang ada kemungkinan untuk dicapai, hingga yang tingkat kemungkinannya mustahil. Maklum, seiring bertambahnya usia dan pengalaman, maka sedikit bertambah pula rasionalitas tentang keadaan yang dihadapi.

Sejak itu, muncul juga kekhawatiran-kekhawatiran lainnya. Ya, tentang impian-impian itu.

Pokoknya, ada sesuatu yang masih kurang pas. Tentang konsep impian yang saya pahami. Tentang takdir yang saya imani. Tentang bagaimana menyikapi ketika tidak tewujud. Tentang bagaimana niat awal ketika melangkah untuk mewujudkan impian itu. Tentang bagaimana mengatasi kekecewaan ketika pada kenyataannya, tidak bisa selalu terwujud. Tentang bagaimana untuk terus bermimpi, namun tetap bisa selalu bersyukur.

Pertanya-pertanyaan itu, paling tidak menurut saya pribadi, sedikit terjawab dari status WA Kiai dari Jombang yang pernah belajar di Australia Natioanal University. Berikut kira-kira kutipan beliau:

X: Apa impian yang ingin anda capai, Mas?

Y: Nggak ada. Saya ngga punya impian yang pengen dicapai. Ada sih beberapa keinginan tapi itupun ngga banyak dan ngga sampai impian juga. Kalau terwujud ya alhamdulillah, ngga juga biasa aja.

X: Berarti hidup anda kurang motivasi?

Y: Justru sebaliknya. Saya selamat dari ketakutan2 yang tidak perlu, termasuk takut untuk bersikap sesuai kebenaran yang saya yakini karena kuatir ada orang tidak suka lalu berbuat sesuatu yang membuat impian saya tidak terwujud.

X: Tapi sebenarnya kan impian2 itu yang jadi motivasi kita, Mas?

Y: Kalau saya ngga gitu melihatnya. Saya ngga perlu menjadikan hal yang abstrak, belum terjadi dan tidak nyata sebagai sumber motivasi saya. Lihat sekeliling kita. Semua yang sudah ada dan kita punya menurut saya itu yang mestinya jadi motivasi karena motivasi terbaik adalah rasa syukur. Lagipula, kalau impian yang jadi motivasi anda, ada kemungkinan anda bisa jadi kecewa nantinya. Kemudian ketika impian itu menguasai anda, anda akan rela untuk merendahkan diri secara berlebihan kepada manusia lain hingga kehilangan martabat demi mencapai impian2 itu.

X: Berarti sebenarnya anda ini cuma takut kecewa aja menurut saya ma.

Y: Kalau kecewa di sini maksudnya dalah gagal atau harapan yang tidak terwujud, saya ngga takut sama sekali. Dalam hidup, sukses dan gagal adalah biasa karena semua itu bukan kita yang tentukan. Kita hanya bisa tentukan sebatas prosesnya saja. Nah, kecewa yang saya takut kalau saya kemudian kehilangan jatidiri saya sebagai manusia seperti merendahkan diri secara berlebihan, membenarkan yang salahm atau menggadaikan kebenaran dan keyakinan hanya demi tercapainya impian saya. Kalau ini semua saya lakukan, saya bukan lagi seorang manusia. Dan saya ngga mau itu terjadi.

Keramainan di Asakusa Temple

Jadi seperti itulah. Rasa Syukur haruslah menjadi motivasi terbesar kita.

Sekian untuk tulisan kali ini, Salam…

‘IMPIAN’ menjadi motivasi terbesar, bisa kah? (1)

‘IMPIAN’ menjadi motivasi terbesar, bisa kah?

Bagi sebagian orang, IMPIAN menjadi salah satu harapan yang masih ada ketika misalkan saat ini ia masih berada di tahap yang biasa-biasa saja untuk menjadi lebih baik. Bagaimana tidak, banyak cerita-cerita tentang orang-orang yang mempunyai impian lalu berhasil mewujudkannya. Manusia cenderung akan melihat seseorang ketika seorang tersebut berhasil, misalnya berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya, berhasil meraih impiannya atau berhasil sukses menurut standar masyarakat. Mereka yang di luar kategori itu? Tidak banyak yang mau meliriknya. Apalagi mau menceritakannya. Hal inilah yang menyebabkan cerita-cerita motivasi menjadi salah satu penyemangat bagi orang-orang yang sedang berjuang mewujudkan impiannya. Apapun itu.

Cerita orang-orang yang gagal atau orang-orang biasa? Siapa yang mau mendengar ceritanya. Kecuali, Novel Karya Andrea Hirata: “Orang-orang Biasa”. Hhee. Novelnya bagus, sila yang mau membacanya.


Menjadikan impian sebagai salah satu motivasi memang sangat berpengaruh bagi setiap orang. Tapi tentunya, pengaruhnya akan berbeda-beda tergantung orangnya dan takdir dariNya. Saya termasuk salah satu orang yang berhasil mewujudkan salah satu impian saya, misalnya. Saya cerita sedikit.

Kenangan masa kecil saya sebagian besar diisi oleh kenangan tentang hari minggu ketika menyaksikan kartun di televisi. Dari pagi hingga siang, acara kartun terus menghiasi. Ada banyak momen yang menggambarkan keindahan Negara Jepang. Itu sangat membekas sekali. Apalagi, kisah-kisah tentang kemajuan teknologi di Jepang saat itu sangat terkenal sekali. Karena mungkin saya tidak begitu senang mempelajari sejarah (yang banyak menghafal tanggal), jadi kisah tentang bagaimana jepang menjajah Indonesia tidak begitu berbekas.

Hari berganti. Usiapun terus bertambah. Tahun ke tahun. Ketika sudah memasuki usia belasan, saya yang masih sangat polos membuat tabungan bambu. Tabungan itu bertuliskan “Go to Japan”. Seingat saya, itu dibuat ketika masih di Madrasah Tsanawiyah. Mengapa sampai terpikirkan? Yaa, kurang tahu juga. Mungkin karena membuat impian itu memang gratis. Dan ketika itu, tidak terpikirkan juga bagaimana cara meraihnya. Mimpi dulu saja. Terwujud atau tidak tidak pernah terpikirkan.

Di masa itu pun, saya sering pergi ke warnet (warung internet). Ketika itu, karena masih di pondok, jadi tidak bisa boleh pegang handphone. Dan tidak punya juga. Berbeda dengan saat ini. Perkembangannya sudah jauuh sekali berubah. Mulailah saya berlajar sedikit-sedikit bahasa Jepang. Yah, belajar-belajar saja. Tidak ada motivasi apa pun. Bermimpi-bermimpi saja, tidak ada motivasi lainnya.

Suasana Kuil Asakusa, Tokyo, Jepang

Singkat cerita, akhirnya di tahun 2018, saya pertama kali menginjakkan kaki di Negeri Jepang. Kesempatan itu alhamdulillah bisa menjadi motivasi dan menyadarkan diri bahwa

“Jika kita terus mencari ilmu, kita tidak akan tahu, ilmu kita itu akan membawa kita ke mana. IA selalu punya cara”

#AJ

Tulisan saya tentang mimpi ke jepang juga bisa dibaca di:

***Bersambung***

Betapa Kecil – Kita

#Tanpa dipikirkan pun, kita tidak tahu apa-apa.. ❄🌸🍃

Dalam banyak ceramahnya, Gus Baha sering kali mengingatkan kita semua yang mendengarkan ceramah beliau bahwa kita ini sudah semestinya selalu terkagum-kagum akan ciptaanNya. Tidak perlu menunggu adanya meteor jatuh ataupun menunggu adanya alien datang ke bumi, menunggu melihat aurora di kutub sana, melihat sunset ataupun sunrise di pinggir pantai untuk mengucapkan Subhanallah – memujiNya. Sederhana, cukup lihat makhluk yang kecil saja. Misalnya Nyamuk. Kita, bisa atau tidak membuatnya mirip dengan detil-detilnya? Bagaimana sistem kerjanya yang kecil itu? dll dll.

Sehingga, beliau mengutip perkataan Imam Ali, “Di akhirat nanti, iman q takkan bertambah meski menyaksikan banyak keagunganNya. Bukan kah dalam keseharian kita pun penuh dengan keajaiban, keagunganNya?”

###

Baiklah, maaf, pembukanya terlalu panjang.. 🙂


Mendengarkan mereka yang benar-benar berilmu, yang benar-benar ahli di Bidangnya menjadikan kita tahu diri, seberapa kecil kita dan seberapa besar IA.

Tema yang menarik ini membahas tentang dunia dari yang terkecil yang sekarang diketahui oleh manusia dengan bantuan ilmu pengetahuan, sampai ilmu tentang seberapa besar semesta yang kita tinggali saat ini. Ilmu ini tentu akan berkembang, dan kita akan lebih tidak ada apa-apanya.

Bagian terkecil dari kehidupan ini adalah Quarks dan Leptons. Ukurannya kurang dari 10-18 m. Bayangkan sendiri, seberapa kecil bagian ini. Satu meter dibagi satu+nolnya 18. Kemudian, bagian yang paling besar yang bisa diamati dengan ilmu pengetahuan saat ini adalah 1026 m. Di antara ‘dunia’ yang ada di semesta ini, kita berada pada dunia Mesoskopik. Kita berada di tengah-tengah antara dunia terkecil dan terbesar.

Ada begitu banyak hal yang dipelajari sari ini semua. Kau tahu kawan, yang baru bisa kita amati dari materi yang dikenal di bidang fisika hanyalah sebanyak 4,2%. Sisanya adalah bagian semesta yang belum dapat kita fahami atau dengan kata lain, 96% of universe contents not known. Beruntungnya, ada karakter hukum alam yang diikuti oleh semua materi di semesta. Contohnya, gaya gravitasi. Ini salah satu hukum alam yang bisa dipelajari manusia.

Di atas adalah ringkasan materi oleh Prof. Husin Alatas sebagai pemateri pertama.

Beliau juga menambahkan,,

||| Dengan kalimat penutup “… Now I know that I knew nothing..” Artinya, sekarang, saya tahu bahwa saya tidak tahu apa-apa (tentang dunia ini) |||

Serangga yang pura-pura mati di dekat halte, Asrama Ichinoya, Tsukuba-shi, Japan

Pembicara kedua adalah Prof. Antonius Suwanto. Bidang keahlian beliau adalah Bakteri.

Beliau membuka dengan kalimat “Microbes: Our invicible – Invincible partners”. Ah,, carilah sendiri artinya.

Selanjutnya, beliau kemudian menjelaskan bahwa bakteri adalah bagian dari kehidupan kita yang tidak banyak kita sadari. Padahal, jumlah bakteri dalam tubuh kita lebih banyak dibandingkan dengan jumlah sel kita.. Jumlah sel di tubuh kita lebih kurang 10.000.000.000.000 sel, sedangkan jumlah bakteri dalam tubuh kita sepuluh kali lipatnya. Bisa dibayangkan.

Pengetahuan umum kita tentang sumber energi utama adalah matahari, mungkin perlu dikoreksi lagi. Bahwa, di tempat yang tidak terkena sinar matahari pun, masih terdapat kehidupan.

Beliau menutup, “You are your bacteria”. Intinya, kita juga terdiri atas sekumpulan bakteri. Ada saatnya juga, bakteri di tubuh kita memengaruhi otak kita berpikir. Memang luar biasa.

Pembicara terakhir adalah Dr. Rilus,,

Beliau merangkum semua materi dari awal, kemudian beliau menyampaikan,

“Dalam diri kita, terdapat I and me. Bagian ‘I’, lebih independen dan kreatif sedangkan bagian ‘me’, kita sebagai objek.”

Akhirnyaaa,,

Semakin kita belajar, semakin kita tidak mudah menjawab pertanyaan dan semakin kita sadar bahwa semakin diri kita tidak banyak mengetahui. Pada akhirnya, semoga semua ilmu yang kita dapatkan menjadikan kita lebih dekat denganNya.

#Repost tulisan 19-02-19

Peran Model dalam Pengembangan Pembelajaran

###

Dalam proses pembelajaran terdapat istilah model yang memiliki arti sebuah kerangka/rancangan pembelajaran yang menggambarkan sebuah prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan suatu pengalaman belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman pagi para perancang dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar. Oleh sebab itu anda sebagai calon pendidik/instruktur atau sebagai guru/instruktur yang sekaligus sebagai perancang dan pelaksana aktivitas pembelajaran harus mampu memahami model-model pembelajaran dengan baik agar pembelajaran dapat terlaksana dengan efektif dan efisien

Sering ditemukan di lapangan bahwa guru menguasai materi dengan baik tetapi tidak dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan baik.  Hal itu terjadi karna kegiatan tersebut tidak didasarkan pada model pembelajaran tertentu sehingga hasil belajar  yang di peroleh siswa rendah. Untuk membelajarakan siswa sesuai dengan cara gaya belajar mereka sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapau dengan optimal ada berbagai model pembelajaran. Dalam prakteknya, guru harus ingat bahwa tidak ada model yang paling tempat untuk segala situasi dan kondisi. Oleh karena itu dalam memilih metode pembelajaran yang tepat haruslah memperhatikan kondisi siswa sifat materi bahan ajar.

Referensi: Buku Model-model Pembelajaran, karya: Suci Handayani, M.Pd.

Disusun Oleh:

Anam Haridah, Mahasiswa UNIQHBA.

Model-model Pembelajaran

Definisi Model Pembelajaran

Model atau pola biasanya digunakan sebagai acuan atau pedoman untuk membuat, merancang, atau melaksanakan sesuatu kegiatan agar hasil yang didapatkan sesuai dengan yang diharapkan. Dalam kegiatan belajar mengajar juga diperlukan suatu model agar pelaksanaan dan hasil pembelajaran efektif dan efisien. Model ini kita sebut sebagai model pembelajaran.

Pembelajaran menurut para ahli:

  • Menurut Corey (Sagala, 2010: 61), pembelajaran merupakan suatu proses dimana lingkungan seseorang secara disengaja dikelola untuk memungkinkan ikut andil dalam sebuah proses bertingkah laku tertentu dalam kondisi-kondisi khusus atau menghasilkan respon terhadap situasi tertentu.
  • Menurut Trianto (2010: 51), model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial.

Dalam sebuah pembelajaran, model pembelajaran adalah sebuah prosedur atau pola sistematis untuk melaksanakan pembelajaran agar membantu belajar siswa dalam tujuan tertentu yang ingin dicapai.

Macam-macam Model Pembelajaran

     Adapun macam-macam model pembelajaran yang sering digunakan dalam sebuah proses belajar mengajar yaitu:

  1. Model Pembelajaran Langsung

Pembelajaran langsung dapat diartikan sebagai model pembelajaran ketika seorang pendidik  mentransformasikan/mentransfer sebuah  informasi atau keterampilan secara langsung kepada peserta didik.

2. Model Pembelajaran Berbasis Masalah

Pembelajaran ini membantu peserta didik untuk memproses informasi yang sudah jadi dalam benaknya dan menyusun pengetahuan mereka sendiri tentang dunia sosial dan sekitarnya.

Model Pembelajaran Inquiri

Pembelajaran inquiri adalah suatu kegiatan pembelajaran yang melibatkan seluruh kemampuan peserta didik yang dipergunakan mencari dan menyelidiki secara sistematis, sehingga peserta didik mampu merumuskan sendiri penemuannya atau dengan apa yang diperoleh dengan penuh percaya diri.

###

Disusun oleh:

Marina Hariani, Mahasiswa UNIQHBA.