Abu-abu πŸ•Έ


Warna ini, hasil perpaduan antara warna hitam dan putih. Sebagian orang menganggap warna ini merupakan perlambangan warna yang netral. Sebagian orang, menjadikan warna ini menjadi warna favoritnya. Di pandangan mata, warna ini memang mengesankan kesederhanaan. Bagi orang yang senang warna tidak mencolok, warna ini adalah pilihan yang pas. πŸ‚

Kata abu-abu, selain dalam hal warna, sering dipakai untuk menggambarkan hal yang belum jelas. Misal, suatu masalah. Jika belum mendapat kejelasan tentang masalah tersebut, seseorang tidak akan bisa menyelesaikan masalah itu. Sebelum mendengar dan melihat dari sudut pandang tentangnya, seseorang tidak boleh mengambil keputusan. Jika memaksa, maka boleh jadi, keputusan yang diambilnya tidak tepat. Kemungkinan keputusannya keliru, tinggi, karena masalahnya masih abu-abu.

Nahh, kalau kita punya masalah, hendaknya masalah itu harus jelas dulu dan jangan hanya melihat dari satu sudut pandang. Lalu ambil waktu untuk berpikir dan merasa. Kalau sudah tenang, baru mulai pikirkan penyelesaian dan solusinya. Seperti air campur sabun yang diaduk. Busanya banyak, jadi airnya tidak jelas. Setelah didiamkan, busanya hilang, airnya akan kembali terlihat jernih.

Sumber: FB Kawaii Arts

Dalam hidup, kita akan sering menemukan hal yang abu-abu, yang membuat kita ragu. Ragu mengambil keputusan. Ragu dengan kehidupan kita saat ini. Ragu dengan masa depan. Dan lain lain. Tapi tenang saja, itu wajar. Menghadapi keraguan adalah cara melatih keyakinan. Itu caranya agar kita tetap kembalikan apa yang kita hadapi kepadaNya. Kan.

Salam, ^^ β„πŸ€πŸŒΈ

Tak Mengapa

πŸ€Banyak hal yang telah aku lalui. Ada yang ku perjuangkan dengan baik, ada yang ku biarkan mengikuti takdir saja.
Beberapa hal yang ku perjuangkan tidak terwujud, beberapa hal lainnya terwujud.
Aku tidak menyesal memperjuangkan yang aku harapkan itu, terwujud ataupun tidak terwujud.πŸ™‚πŸ‚πŸŒΏ


Percaya pada apa yang sedang diperjuangkan adalah modal utama yang harus dimiliki seseorang sepertimu.. Jika tidak, apalagi yang tersisa darimu?! ^^

Salam, πŸ™‚ πŸ€

Syukuur

“Syukur itu, menerima yang sedikit dan menganggapnya banyak. Memberi yang banyak dan menganggapnya sedikit..” #Unknown alias lupa sumber

Hidup ini antara dua hal, syukur dan sabar. Keduanya punya kedudukan sama. Tinggal kita saja, saat ini ada di fase apa. Tapi mereka yang sudah dekat denganNya, yang ada adalah rasa syukur yang tinggi.

Kelapa 🌴


Salah satu tanaman yang memiliki umur panjang adalah tanaman kelapa. Bisa mencapai puluhan tahun. Asalkan ada air, pasti bisa bertunas. Di sawah, kelapa banyak ditanam di sudut-sudut sawah atau di dekat rumah-rumahan kayu. Petani, kadang setiap pagi ataupun sore, duduk memandangi daun-daun kelapa yang sedang tertiup angin. πŸ€

Kau tahu kawan, setiap bagian kelapa memiliki kegunaan masing-masing yang dimanfaatkan dengan baik oleh manusia.

Daun yang masih muda. Kadang dipakai untuk hiasan di gerbang ketika ada acara. Sering dipakai juga oleh penganut agama hindu untuk tempat persembahannya. Di musim lebaran, ia dianyam menjadi ketupat.
Daun yang tua dan yang sudah kering. Dianyam menjadi topi. Ia dipakai sebagai atap rumah kayu setelah dianyam dengan baik. Dipakai sebagai penghalau panas matahari di sawah. Tulang daunnya dijadikan sapu lidi.
Batang kayu. Sudah jelas, sangat kuat untuk dijadikan tiang rumah.

Mungkin itu alasan orang tua dulu banyak menanamnya. Meski butuh waktu lama untuk tumbuh besar. Dan kau tahu, kelapa yang bertunas dijadikan sebagai lambang pramuka. Mungkin agarΒ  mereka yang ikut pramuka bisa meniru sifat-sifatnya.

Salam, πŸ™‚πŸŒ΄πŸŒΏβ„

Dunia – Manusia..


Tabiat Dunia di mata manusia biasa:
Yang dimiliki orang lain terasa lebih indah dibandingkan apa yang dimilikinya. Manusia lalu ingin memperoleh apa yang dimiliki orang lain. Ia lantas lupa bersyukur. ☘️

Yang diberikan kepada orang lain itu seperti barang hilang, yang tidak akan kembali. Padahal, itu yang lebih abadi. Yang diberikan itu akan tersimpan di sisiNya. 🌿

Dunia hanya memberikan rasa bahagia dan rasa senang kepada mereka yang punya harta berlebih. Manusia lalu mengejar banyaknya harta. Ia lupa, bahwa bahagia dan senang itu anugerahNya. Harta lebih itu, bukan parameternya. Yang penting, hidup kita cukup, kita bisa bahagia. Meski belum cukup, kita bisa bahagia degan bersabar. Ia lupa bahwa bahagia itu ada ketika sudah merasakan sedih, dan keduanya bergilir. πŸ‚

Sumber gambar: not known.

Pencipta tahu sifat asli kita,, jadi, ketidakpastian hasil adalah caraNya membuat kita dekat denganNya..

Semangats, hidup selalu punya alasan untuk dirayakan.. ^^ 😊☘️

Salam,

Tenang saja.. πŸ‚

Tidak perlu terlalu terobsesi untuk menjadi suatu hal, jalani saja dengan baik. Kita punya peran sendiri. Kita selalu punya alasan untuk bahagia. Ingat saja, bahwa orang-orang terdekat kita selalu bersyukur dengan kehadiran kita. β„πŸ˜Š


Di sebuah pohon, selain ada buah untuk dimakan, jangan lupa ada kelopak bunga, tangkai buah, ranting kecil dan daun kecil; yang kering, lalu jatuh ke tanah dan melapuk.
Mereka jatuh begitu saja, lalu tanah kegirangan dan menerima dengan hati bahagia.
Bagi manusia, buahnya menjadi sumber nutrisi, sedangkan bagi tanah, daun dan ranting yang jatuh sudah cukup. πŸ‚

Makhluk lain juga melakukan perannya sendiri.
Lebah, mengambil nektar dari bunga, lalu ada yang hanya meminumnya sendiri dan ada yang menaruh di sarangnya untuk jadi madu.
Cacing tanah, hidup di tanah, membuat lubang-lubang udara. Tanah menjadi gembur dan subur. Kotorannya pun menjadi pupuk.
Semut, ada yang hidup di seresah. Ia memotong dedaunan jadi lebih kecil, membuat lubang di ranting-ranting kayu kering.
Dan lain lain, dan lain lain.

Setiap makhluk melakukan perannya. Kita juga juga istimewa. Ditakdirkan hidup artinya diberikan kesempatan untuk ibadah padaNya. Sabar ketika sedih atau susah; Syukur ketika dapat nikmat atau tidak; keduanya berpahala di sisiNya.
Tenang saja, selama kita masih ditakdirkan berdo’a padaNya, itu sudah cukup untuk bekal hidup di dunia.


Salam,

Ganbarimasho, Iyoo.. ^^🌸☘️

Putih.. πŸ•Š


Warna hanyalah persepsi yang dipantulkan oleh benda lalu diterima oleh mata.
Perbedaan spektrum yang dipancarkan benda dan diterima oleh mata menghasilkan jenis-jenis warna yang terlihat. Putih adalah salah satu jenis warna tersebut. Ia dijadikan pemisah dalam pencampuran sebuah warna. ☘️


Persepsi orang tentang filosofi warna putih berbeda-beda. Namun, secara umum warna putih melambangkan kemurnian, kesucian, kebaikan, dan kedamaian. Di mana kita sering melihat warna putih? Di banyak tempat.
Gaun pengantin, misal, berwarna putih. Terlihat anggun. Mungkin melambangkan awal dan harapan baru. Berharap pernikahan menjadi awal baru yang lebih baik dalam menjalani kehidupan.
Pakaian dokter atau perawat, berwarna putih. Ia mungkin saja melambangkan niat suci dokter dan perawat untuk merawat jiwa dan menunda kematian seorang makhluk. Tapi kain kafan juga berwarna putih, mungkin bentuk harapan bahwa sang mayat berpisah dengan dunia dalam keadaan baik dan menyambut alam selanjutnya dengan baik.
Pakaian Ihram, berwarna putih juga. Polos, dengan kain sederhana. Melambangkan adab menghadap Pencipta dalam keadaan suci, mengakui kelemahan diri bahwa selama hidup, tidak akan membawa apa-apa. Nanti pun, pakaian yang akan dikenakan di kuburan hanyalah kain kafan. πŸ€

Dalam psikologi, dikutip dari www.orami.co.id, warna putih ialah simbol awal yang baru, memiliki aspek keseimbangan (positif dan negatif), kesederhanaan, dan kemurnian.


Bunga Saliara, di Qur’aniyah

Terlepas dari itu semua, membuat hati kita putih dan bersih ialah perjuangan dari hari ke hari yang tidak pernah selesai. Semoga kita bisa. #aptx πŸŒΈπŸ•Š

Tabik,
Salam.. πŸ™‚πŸ€πŸŒΈ

Lapang.. 🌿

“Kami memohon kelapangan hati, agar segala permasalahan bisa tertampung, agar segala rasa senang dan gembira tidak berlebih, agak segala rasa cinta terhadap makhluk menjadi tidak seberapa dibandingkan terhadapNya, dan agar perjalanan singkat (atau panjang) selama di dunia menjadi hal yang biasa untuk mengumpulkan bekal kebaikan. Tanpa hati yang lapang, akan berat terasa, hidup di dunia ini.” Kan.. ☘️

Minggu pagi..


Esok kita akan melakukan apa, tidak ada yang tahu pasti. Esok kita masih hidup pun, siapa yang tahu. Pagi ini, menulis lagi. Ada bahan, dari pengajian umum. Semoga saja manfaat. Agak panjang, tidak apa-apa ya. πŸ€πŸŒΈ

Tujuan Syari’at:

#Menjaga Agama
Dalam setiap hal kecil, agama selalu ada. Tinggal kita belajar, lalu mengamalkannya. Cara potong kuku, ada. Adab masuk kamar mandi, ada. Ingin menikah, ada. Ingin mendidik anak, ada. Hubungan dengan manusia lainnya, juga ada. Jadi, mari diniatkan belajar untuk membangun agama.🌿

#Menjaga Jiwa
Jiwa adalah inti manusia. Membunuh seseorang, berarti membunuh seluruh manusia. Dengan jiwa, kita bisa berempati dan saling menyayangi. Tentu, dengan selalu berniat baik dan ibadah padaNya.

#Menjaga Akal
Akal menjadi pembeda manusia dalam menjalankan kewajibannya dan menjaga hubungan kita dengannya. Kita memahami agama juga dengan akal. Kita beribadah dengan akal. Jadi, jangan sampai kita melakukan sesuatu yang menghilangkan akal kita. Kecuali, tidur. Hhee. Tidur dengan baik ya.πŸ€

Arah timur, matahari di pagi hari.

#Menjaga Harta
Harta menjadi bekal kita untuk ibadah kepada Allah SWT. Kita harus menjaga harta kita tetap halal. Apalagi yang kita makan. Jika halal dan baik, maka tubuh kita akan cenderung untuk senang beribadah. Sebaliknya, jika yang kita makan harta halal, maka tubuh kita akan senang berbuat keburukan. Rizki yang kita miliki, harus baik dan halal. Jangan sampai yang subhat, apalagi yang haram. 🌸

#Menjaga Keturunan
Keturunan menjadi penerus kita dalam menjaga agama Allah SWT. Kita harus mempersiapkannya. Tidak mudah memang. Tapi bisa kita mulai dari selalu berdo’a diberikan keturunan yang baik. Kau sudah menikah, atau belum, tetap berdo’a meminta keturunan yang baik, sholeh dan sholehah.

#Menjaga Kehormatan

Lelaki menjaga kehormatannya dengan menjaga pandangannya. Perempuan menjaga kehormatannya dengan tidak mengumbar diri. Apalagi di saat media dapat dengan mudah diakses. Lelaki dan perempuan menjaga kehormatannya dengan tidak berduaan dan menjauhi maksiat.
Ada filosofi mengapa rumah memiliki teras. Yaitu, agar tamu tidak langsung masuk ke dalam rumah seseorang. Jadi kehormatan pemilik rumah akan terjaga.


Tidak mengapa kan, agak panjang… πŸ˜ŠπŸ€πŸŒΈ

Salam,